–>
Tampilkan postingan dengan label operasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label operasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Agustus 2026

Ini Masalah yang Sering Tidak Disadari di Bisnis Alat Berat | HEMS 102

 



Masalah yang Terlihat Normal, Tapi Sebenarnya Berbahaya

Di banyak perusahaan alat berat, ada satu kondisi yang sering dianggap “biasa” di lapangan:

Unit standby.
Mesin hidup.
Operator siap.
Tapi… tidak ada pekerjaan.

Secara kasat mata, semuanya terlihat berjalan.
Tidak ada kerusakan. Tidak ada masalah besar.

Namun secara bisnis, kondisi ini adalah kebocoran yang paling sering terjadi—dan paling jarang disadari.

Alat berat adalah aset bernilai tinggi.
Investasinya miliaran.
Biaya operasionalnya besar.

Seharusnya, setiap jam alat itu hidup, harus menghasilkan uang.

Pertanyaannya:
Apakah semua alat Anda benar-benar menghasilkan?


Aset Banyak Tidak Selalu Berarti Produktif

Banyak owner berpikir:

“Yang penting alat banyak, pasti bisa kejar proyek.”

Padahal realitanya berbeda.

Banyak perusahaan:

  • Menambah unit setiap tahun
  • Mengambil proyek baru
  • Menambah operator

Namun di sisi lain:

  • Ada alat yang jarang dipakai
  • Ada unit yang standby terlalu lama
  • Ada alat yang dipindah-pindah tanpa perencanaan jelas

Akibatnya?

Jumlah aset bertambah, tapi profit tidak naik signifikan.

Ini terjadi karena fokus hanya pada kuantitas aset, bukan produktivitas aset.


Masalah Utama: Tidak Ada Data yang Jelas

Sumber masalahnya sederhana, tapi dampaknya besar:

Perusahaan tidak benar-benar tahu kondisi real alat mereka.

Beberapa pertanyaan dasar yang sering tidak bisa dijawab dengan akurat:

  • Berapa jam alat benar-benar bekerja hari ini?
  • Berapa jam alat idle?
  • Alat mana yang paling produktif?
  • Alat mana yang sebenarnya hanya jadi beban biaya?
  • Unit mana yang sering standby tanpa alasan jelas?

Tanpa data ini, semua keputusan hanya berdasarkan:

  • feeling
  • asumsi
  • laporan lisan

Dan itu sangat berisiko.


Idle Time: Musuh Tersembunyi Profit

Salah satu penyebab terbesar kerugian adalah idle time.

Idle time bukan berarti alat rusak.
Justru lebih berbahaya.

Karena:

  • Mesin tetap hidup
  • Operator tetap dibayar
  • Solar tetap terpakai

Tapi… tidak menghasilkan output.

Contoh sederhana:

Jika 1 unit alat berat:

  • Biaya operasional: Rp 500.000/jam
  • Idle 3 jam/hari

Maka dalam 1 hari:
👉 Rp 1.500.000 hilang tanpa hasil

Dalam 1 bulan:
👉 Rp 45.000.000 per unit

Kalikan dengan jumlah unit.

Kerugian ini sering tidak terlihat di laporan.


Status Alat: Kunci Memahami Kinerja

Untuk memahami produktivitas, minimal setiap alat harus punya 3 status utama:

1. Working (Bekerja)

Alat digunakan untuk produksi / pekerjaan.

👉 Ini yang menghasilkan uang.


2. Idle (Standby)

Alat siap, tapi tidak digunakan.

👉 Ini yang diam-diam menggerus profit.


3. Breakdown (Rusak)

Alat tidak bisa digunakan.

👉 Ini jelas terlihat dan biasanya langsung ditangani.


Masalahnya:

  • Breakdown terlihat → cepat ditangani
  • Idle tidak terlihat → dibiarkan

Padahal dalam banyak kasus:
total kerugian idle lebih besar daripada breakdown


Kenapa Masalah Ini Terus Terjadi?

Karena sistem monitoring masih lemah.

Beberapa kondisi yang sering terjadi:

  • Data masih manual (Excel / kertas)
  • Laporan terlambat
  • Tidak ada standar pencatatan
  • Tidak ada dashboard real-time

Akibatnya:

  • Owner tidak punya visibility
  • Supervisor hanya fokus operasional harian
  • Tidak ada kontrol strategis

Dampak Langsung ke Bisnis

Jika kondisi ini dibiarkan, efeknya akan muncul secara perlahan:

1. Biaya Operasional Membengkak

Tanpa disadari, biaya jalan terus tanpa hasil.


2. Utilisasi Rendah

Alat tidak digunakan secara optimal.


3. Profit Tidak Maksimal

Proyek jalan, tapi margin tipis.


4. Keputusan Salah

Karena data tidak akurat:

  • beli alat baru (padahal belum perlu)
  • salah distribusi unit
  • salah analisa performa

Solusi: Dari Feeling ke Data

Kunci utama bukan menambah alat.
Tapi mengontrol alat yang sudah ada.

Perusahaan yang lebih maju tidak lagi bergantung pada feeling.

Mereka menggunakan:

  • data real-time
  • monitoring status alat
  • analisa produktivitas

Dengan pendekatan ini, mereka bisa:

  • mengetahui alat mana yang benar-benar menghasilkan
  • mengurangi idle time
  • meningkatkan utilisasi
  • mengoptimalkan profit

Bayangkan Jika Anda Punya Kontrol Penuh

Bayangkan jika Anda bisa melihat dalam satu layar:

  • Lokasi semua alat
  • Status: working / idle / breakdown
  • Jam kerja harian
  • Tingkat produktivitas
  • Performa tiap unit

Dengan data itu, Anda bisa langsung:

  • memindahkan alat idle ke lokasi yang butuh
  • mengevaluasi kinerja operator
  • mengambil keputusan berbasis fakta

Penutup: Aset Bukan Sekadar Dimiliki, Tapi Harus Menghasilkan

Memiliki alat berat bukan berarti bisnis Anda aman.

Yang menentukan keberhasilan adalah:

seberapa produktif alat tersebut bekerja

Jika hari ini Anda belum bisa menjawab dengan pasti:

  • alat mana yang paling menghasilkan
  • alat mana yang paling banyak idle

Maka kemungkinan besar:
profit Anda masih bocor di tempat yang tidak terlihat.


Soft Closing

Langkah pertama bukan membeli alat baru.
Tapi memahami aset yang sudah Anda miliki.

Karena di situlah biasanya:
👉 potensi profit terbesar tersembunyi.

 

Selasa, 18 Agustus 2026

HEMS 101: Fondasi Sistem Manajemen Alat Berat Modern

Industri Alat Berat Sedang Mengalami Masalah Serius 

Industri alat berat saat ini berada dalam fase yang sangat menantang. Di satu sisi, permintaan proyek konstruksi, tambang, dan infrastruktur terus meningkat. Namun di sisi lain, banyak perusahaan justru mengalami penurunan profitabilitas, meskipun jumlah unit alat berat yang dimiliki semakin banyak. 

Masalahnya bukan pada jumlah alat, tetapi pada cara mengelola alat tersebut. Banyak perusahaan masih mengandalkan pencatatan manual, spreadsheet, atau bahkan komunikasi informal untuk mengelola operasional alat berat yang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah per unit. 

Akibatnya, data menjadi tidak akurat, terlambat, atau bahkan hilang sama sekali. 
Beberapa gejala yang sering terjadi di lapangan: 
  •  Alat terlihat bekerja, tetapi tidak jelas produktivitasnya 
  •  Fuel consumption tidak terkontrol 
  •  Breakdown tidak tercatat dengan baik 
  •  Sparepart sering bocor tanpa jejak jelas 
  •  Operator dan jam kerja tidak sinkron dengan realita 

Dalam kondisi seperti ini, perusahaan sebenarnya tidak benar-benar tahu apakah mereka untung atau rugi di setiap unit alat berat yang dioperasikan. 
Masalah utama industri ini sederhana tetapi krusial: Tanpa sistem, alat berat hanya menjadi aset fisik, bukan aset produktif yang terukur. 
Di sinilah konsep HEMS (Heavy Equipment Management System) menjadi sangat penting. 

Apa Itu HEMS (Heavy Equipment Management System)? 

HEMS adalah sebuah sistem manajemen digital yang dirancang khusus untuk mengelola seluruh aspek operasional alat berat secara terintegrasi. 

HEMS bukan sekadar software pencatatan, tetapi sebuah sistem kerja terstruktur yang menghubungkan empat aspek utama: 

  •  Asset Management (pengelolaan unit) 
  •  Operational Management (operasi lapangan) 
  •  Maintenance Management (perawatan dan perbaikan) 
  •  Inventory Management (sparepart dan logistik) 
Dengan HEMS, setiap aktivitas alat berat tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem data yang saling terhubung.

Secara sederhana, HEMS dapat dipahami sebagai: “Sistem saraf digital untuk seluruh aktivitas alat berat di perusahaan.” Tanpa sistem ini, perusahaan seperti mengoperasikan ratusan alat berat dalam kondisi “blind spot” — tidak terlihat secara real-time dan tidak terukur secara akurat. 

HEMS Bukan Sekadar Software, Tapi Cara Kerja Baru 
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menganggap HEMS hanya sebagai aplikasi atau software. 
Padahal, HEMS adalah perubahan cara kerja. 
Sebelumnya: 
  •  Data dicatat manual 
  •  Laporan dibuat di akhir minggu atau akhir bulan 
  •  Keputusan berdasarkan intuisi 
 Dengan HEMS: 
  •  Data masuk langsung dari lapangan 
  •  Semua aktivitas tercatat real-time 
  •  Keputusan berbasis data aktual 
 
Transformasi ini sangat penting karena industri alat berat sangat sensitif terhadap: 
  •  downtime 
  •  konsumsi bahan bakar 
  •  produktivitas jam kerja 
  •  biaya maintenance 
Setiap keterlambatan informasi bisa berarti kerugian besar. 

4 Pilar Utama HEMS 
HEMS dibangun di atas empat pilar utama yang saling terhubung dan tidak bisa dipisahkan. 

1. Asset Management (Manajemen Aset) 

Pilar ini berfungsi sebagai fondasi utama sistem. 

Di dalamnya mencakup: 
  •  Data lengkap unit alat berat 
  •  Spesifikasi teknis 
  •  Status unit (aktif, standby, breakdown, idle) 
  •  Lokasi kerja alat 
  •  Status kontrak atau kepemilikan 
  •  Analisis utilisasi aset 
Dengan asset management yang baik, perusahaan dapat mengetahui: 
  •  alat mana yang paling produktif 
  •  alat mana yang sering bermasalah 
  •  alat mana yang tidak memberikan ROI 
Tanpa data ini, keputusan investasi alat baru sering tidak tepat sasaran. 

2. Operational Management (Operasional Lapangan) 

Pilar ini mengatur semua aktivitas operasional harian alat berat. 
Komponen utama: 
  •  HM/KM recording 
  •  timesheet operator dan alat 
  •  fuel usage tracking 
  •  aktivitas kerja per site 
  •  idle time monitoring 
Operational management menjawab pertanyaan paling penting: 
    “Alat ini benar-benar bekerja atau hanya terlihat bekerja?” 
Tanpa sistem ini, idle time sering tidak terlihat, padahal dampaknya sangat besar terhadap biaya operasional. 

3. Maintenance Management (Perawatan & Perbaikan) 

Maintenance adalah salah satu komponen biaya terbesar dalam industri alat berat. HEMS mengelola seluruh siklus maintenance: 
  •  Laporan kerusakan (breakdown reporting) 
  •  Preventive maintenance schedule 
  •  Work order system • Tracking perbaikan 
  •  Backlog maintenance 
Dengan sistem ini, perusahaan dapat beralih dari: maintenance reaktif → maintenance preventif Artinya, kerusakan dapat dicegah sebelum terjadi, bukan hanya diperbaiki setelah rusak. 

4. Inventory Management (Sparepart & Logistik) 

Pilar terakhir adalah pengelolaan sparepart dan logistik. 
Fungsinya meliputi: 
  •  monitoring stok sparepart 
  •  permintaan dari mekanik 
  •  proses approval logistik 
  •  pembelian (procurement) 
  •  penggunaan sparepart pada work order 
Masalah klasik di banyak perusahaan adalah: 
  •  sparepart hilang tanpa jejak 
  •  stok tidak sesuai sistem 
  •  pembelian tidak terkontrol 
Dengan HEMS, semua aliran sparepart menjadi transparan dan tercatat. 

Masalah Besar Perusahaan Tanpa Sistem 

Sebelum menggunakan sistem seperti HEMS, sebagian besar perusahaan menghadapi masalah berikut: 
  1. Data Tidak Akurat Catatan manual sering berbeda dengan kondisi lapangan. 
  2. Tidak Tahu Cost Per Unit Perusahaan tidak bisa menghitung biaya sebenarnya per alat. 
  3. Breakdown Tidak Terkontrol Kerusakan baru diketahui saat sudah parah. 
  4. Sparepart Bocor Penggunaan sparepart tidak tercatat dengan jelas. 
  5. Produktivitas Tidak Terukur Alat terlihat sibuk, tetapi tidak menghasilkan nilai optimal. 

Transformasi yang Dihasilkan HEMS 

Implementasi HEMS membawa perubahan besar dalam cara perusahaan mengelola alat berat. 
Dari Manual ke Digital Semua data tercatat otomatis dan terpusat. 
Dari Reaktif ke Preventif Kerusakan dicegah sebelum terjadi. 
Dari Data Terpisah ke Terintegrasi Semua divisi terhubung dalam satu sistem. 
Dari Lambat ke Real-Time Keputusan bisa diambil secara cepat. 

Cara Kerja HEMS dalam Praktik 

Secara sederhana, alur kerja HEMS adalah: 
  1. Operator atau mekanik memasukkan data dari lapangan 
  2. Sistem mencatat aktivitas alat secara otomatis 
  3. Data operasional, maintenance, dan inventory saling terhubung 
  4. Dashboard menampilkan kondisi real-time 
  5. Management mengambil keputusan berdasarkan data 
Setiap aktivitas alat berat meninggalkan jejak digital yang bisa dianalisis kapan saja. 

Manfaat Utama HEMS untuk Perusahaan 

Implementasi HEMS memberikan banyak keuntungan nyata: 
  • Meningkatkan utilisasi alat berat 
  • Mengurangi downtime secara signifikan 
  • Mengontrol biaya operasional dengan lebih baik 
  • Meningkatkan transparansi antar departemen 
  • Mempercepat pengambilan keputusan 
  • Meningkatkan profit per unit alat 

Kesalahan Umum Perusahaan 

Banyak perusahaan mengalami kegagalan bukan karena kurang alat, tetapi karena: 
  • Fokus membeli alat baru tanpa optimasi sistem 
  • Tidak memiliki data operasional yang akurat 
  • Mengabaikan idle time 
  • Tidak punya kontrol maintenance yang baik 
  • Tidak mengetahui cost sebenarnya per unit 
Akibatnya, aset besar tidak menghasilkan profit maksimal. 

Mengapa HEMS Menjadi Kebutuhan Wajib Saat Ini 

Industri alat berat sedang bergerak menuju era digitalisasi penuh. 
Perusahaan yang masih menggunakan sistem manual akan tertinggal karena: 
  • kompetitor lebih efisien 
  • margin semakin kecil 
  • tuntutan transparansi meningkat 
  • kompleksitas operasional semakin tinggi 
HEMS bukan lagi pilihan tambahan, tetapi menjadi kebutuhan dasar. 

Kesimpulan 

HEMS adalah fondasi baru dalam pengelolaan alat berat modern. 
Dengan mengintegrasikan asset, operasional, maintenance, dan inventory dalam satu sistem, perusahaan dapat mengubah cara kerja dari manual dan tidak terukur menjadi digital, efisien, dan berbasis data. 
Pada akhirnya, tujuan utama HEMS bukan hanya mencatat data, tetapi: Mengubah alat berat menjadi aset yang benar-benar menghasilkan profit terukur. 

 #AssetManagement #OperationalManagement #MaintenanceManagement #InventoryManagement #DigitalisasiIndustri #IndustrialDigitalization



Senin, 21 Februari 2022

Peran Penting Stone Crusher pada Dunia Pertambangan

pixabay

Pemilihan alat yang tepat merupakan hal terpenting yang mesti diperhatikan oleh setiap perusahaan konstruksi. Termasuk yang bergerak di bidang pertambangan. Terbatasnya tenaga manusia membuat ada banyak pekerjaan yang bisa dibantu oleh mesin. Dan ternyata, terdapat banyak sekali alat yang membantu proses pengerjaan berbagai proyek tersebut.

Mulai dari proyek kecil sampai dengan proyek besar. Di mana, dalam proses pengerjaannya, ada banyak sekali alat berat yang terlibat. Sehingga menuntut pihak perusahaan untuk memiliki sistem manajemen yang tepat. Pemilihan sistem manajemen yang tepat ini akan memberikan banyak dampak positif terhadap perusahaan. Salah satunya adalah membuat proses pencarian alat menjadi lebih mudah, cepat, dan sudah pasti efisien. Bahkan bukan hanya itu saja, sistem manajemen yang tepat ini juga bisa berdampak terhadap cepat lambatnya pengerjaan proyek.

Untuk itu, pilihlah sistem manajemen yang tepat. Misal, dengan memilih sistem manajemen HEMS. HEMS. HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

 Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

Adapun salah satu alat berat yang sering kali digunakan adalah stone crusher. Alat ini digunakan dalam dunia pertambangan. Yakni untuk menghancurkan batu. Karena memang, terdapat banyak batu yang berukuran besar yang meski dihancuri, karena akan menghalangi proses pengerjaan tambang. Di mana, stone crusher ini akan memecahkan batu besar hingga menjadi batu yang berukuran lebih kecil. Sebagaimana disebutkan di atas, proses pemecahan batu ini dimanfaatkan untuk memudahkan proses pengerjaan tambang.


Alat ini sendiri sangat dikenal sebagai alat penambangan terbuka. Karena ia tergolong gampang digunakan, dibandingkan dengan alat penambangan yang lain. Jika dikelompokkan berdasarkan pasar, maka alat stone crusher ini terbagi ke dalam beberapa jenis tingkatan. Yang pertama adalah tingkat primer dengan sekunder.


Sementara yang kedua adalah tingkat tersier. Tingkat primer dengan sekunder ini kerap digunakan dalam memproses material yang besar dan juga kasar. Sementara tingkat tersier dan kuartener lebih kepada material yang lebih halus dibandingkan tingkat pertama. Adapun sistem kerja alat ini adalah, ia akan mengirimkan olahan material yang dimuat di dalam exvactor ataupun truck dumper. Hanya saja, untuk alat yang sudah dibekali dengan teknologi terbaru, mesinnya sudah dilengkapi dengan mesin yang bisa bergerak. Sehingga, bisa berpindah tempat dengan sangat mudah. Dan dapat menghancurkan materiall yang ukurannya lebih besar.

Ketika akan membeli alat ini, maka pilihlah alat yang memang tepat. Jangan lupa untuk mencari tahu dahulu jenis stone crusher dan karakteristik mesin yang akan dibeli,

Dan yang penting adalah, usahakan untuk melakukan diskusi dengan pihak  distributor. Karena ini menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan produk yang berkualitas. Karena pihak distributor mempunyai banyak informasi mengenai alat yang Anda butuhkan. Selain itu, mereka juga merupakan pihak yang paling berpengalaman. Jadi, jangan sungkan untuk berkonsultasi sebelum melakukan pembelian.

 



Minggu, 20 Februari 2022

7 Tips Merawat Alat Berat Agar Mesin Tahan Lama

 

pixabay

Alat berat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan. Selama pembangunan berlangsung, tidak mungkin pekerja menggunakan tenaganya saja. Alat berat disediakan untuk menciptakan efisiensi kerja.

Sehingga, proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Nah, alat berat yang telah beroperasi cukup lama sangat rentan terkena kendala. Sehingga menimbulkan downtime, artinya pengerjaan pembangunan terhambat karena alat berat rusak.

Oleh sebab itu, perawatan terhadap alat berat harus dilakukan. Hal ini adalah bentuk dari pencegahan kerusakan yang mungkin terjadi. Berikut adalah 7 tips merawat alat berat agar mesin tahan lama.

Tips Merawat Alat Berat agar Mesin Tahan Lama

Membersihkan Bagian Luar Alat Berat

Langkah sederhana yang memiliki efek besar yaitu membersihkan bagian luar alat berat secara rutin. Membersihkan bagian luar ata berat berguna untuk menghindari penumpukan kotoran pada bagian- bagian komponennya.

Debu dan kotoran yang menumpuk lama- lama akan menjadi tebal dan masuk kedalam mesin. Hal ini tentu saja akan mengganggu kinerja mesin alat berat.

Melakukan Pemeriksaan Sebelum dan Sesudah Alat Berat Beroperasi

Lakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah alat berat beroperasi. Pastikan alat berat selalu dalam keadaan optimal. Pemeriksaan atau pengecekan ini adalah bentuk pemeliharaan atau perawat alat berat harian. Jika ada yang bermasalah, maka dapat segera tertangani.

Tidak Membiarkan Mesin Terkena Air Hujan

Meskipun alat berat dibuat dengan spesifikasi yang kuat. Jangan biarkan alat berat kehujanan sehingga mesinnya terkena air. Air bisa saja mempengaruhi mesin alat berat. Jika khawatir akan turun hujan, maka sesudah selesai bekerja tutuplah alat berat menggunakan terpal. Untuk menghindari mesin kemasukan air hujan.

Memastikan Oli cukup

Mesin alat berat memerlukan pelumas untuk beroperasi. Jadi, pastikan oli yang ada cukup untuk melumasi bagian- bagian alat berat. Hal ini akan menunjang keefektifan alat berat. Anda dapat mengecek oli sebelum menggunakan alat berat.

Pemeliharaan Secara Rutin

Lakukan pemeliharaan secara rutin. Anda harus memiliki komitmen dalam merawat alat berat. Tetaan jadwal yang teratur untuk melakukan perawatan. Apakah akan dilakukan secara harian, seminggu 4 kali, maupun selang satu hari. Intinya, perawatan alat berat harus rutin. Agar kondisinya selalu terawat.

Memastikan Bahan Bakar Terisi

Bahan bakar adalah bagian yang paling penting. Mesin tanpa bahan bakar tidak akan bisa beroperasi. Anda harus memastikan alat berat memiliki bahan bakar yang cukup selama proses pengoperasian.

Menggunakan Jasa Maintenance Khusus Alat Berat

Terakhir, menggunakan jasa maintenance khusus alat berat. Kini banyak perusahaan yang membuka jasa pemeliharaan alat berat. Anda bisa memilih vendor yang terpercaya untuk pemeliharaan alat berat tersebut. Jasa Maintenance biasanya mempunyai jadwal khusus untuk memeriksa kondisi alat berat.

 

Selain memberikan perawatan terhadap alat berat. Perusahaan konstruksi pun sebaiknya menggunakan layanan manajemen alat berat berbasis web. Banyaknya alat berat, mungkin akan membuat perusahaan kesulitan dalam melakukan maintenance.

Nah, perusahaan dapat menggunakan layanan HEMS atau Heavy Equipment Management System untuk mengatur alat berat tersebut. Sehingga memudahkan perusahaan dalam melakukan perawatan terhadap ratusan bahkan ribuan alat berat.

HEMS memberikan layanan pembuatan sistem dan database selama 12 bulan untuk menciptakan sistem manajemen alat berat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan anda. Jadi, setiap perusahaan client HEMS mempunyai sistem manajemen yang berbeda karena disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Sabtu, 19 Februari 2022

7 Jenis Alat Berat Konstruksi dan Manfaatnya yang Meski Dipahami

pixabay

Alat berat konstruksi yaitu peralatan mesin dengan ukuran yang besar untuk memudahkan proses pembangunan baik pembangunan jalan, bangunan, dan sebagainya. Mungkin anda pernah melihat, ada banyak kendaraan besar dengan bentuk yang unik pada area pembangunan.

Ada yang bentuknya seperti mobil namun mempunyai bagian pengeruk, maupun yang seperti tangga berjalan. Nah, peralatan tersebutlah yang kita sebut dengan alat berat. Alat berat bertujuan untuk memudahkan pekerjaan konstruksi agar lebih efetif dan efisien.

Lalu, apa saja nama alat berat tersebut? Berikut 7 jenis alat berat kontruksi beserta manfaatnya.

7 Jenis Alat Berat Konstruksi dan Manfaatnya

Excavator

Pernahkah anda mendengar istilah Excavator? Jika anda pernah mendengar video mainan anak laki- laki di kanal YouTube. Anda pasti tidak asing dengan istilah Excavator. Excavator adalah salah satu jenis alat berat yang memiliki lengan, bahu, keranjang, dan pengeruk. Fungsi dari excavator yaitu memindahkan material, mengeruk galian, maupun menjadi alat pemotong kayu, dan sebagainya.

Bulldozer

Berikutnya yaitu Bulldozer. Bulldozer meruapakan alat berat berbentuk traktor dengan pisau pada bagian depannya. Bulldozer sering kita lihat pada area pembangunan awal. Sebab, bulldozer memiliki peran sebagai alat berat untuk menghancurkan atau meratakan bangunan.

Bulldozer juga berfungsi untuk mengangkut material yang telah roboh. Lebih dari itu bulldozer pun dapat menggali, menarik, maupun mendorong material.

Tower Crane

Pernahkah anda melihat tower- tower tinggi yang bergerak berputar seperti jarum jam pada area pembangunan? Nah itu dia Tower crane. Tower crane merupakan alat berat yang fungsinya untuk memindahkan atau mengangkat materia berat pada tempat yang dituju. Tower Crane biasanya digunakan untuk pembangunan bertingkat, untuk memudahkan memindahkan material konstruksi pada tempat yang lebih tinggi.

Dump Truck

Dump truck adalah alat berat berbentuk truk jungkit, yang mana bak dari truk tersebut bisa membuang isinya tanpa penanganan. Truk ini berfungsi untuk mengangkut dan memindahkan material dari satu lokasi ke lokasi pembangunan lain. Adapun material yang sering diangkut oleh dump truck yaitu pasir, kerikil, dan sebagainya.

Motor Grader

Motor grader adalah alat berat yang memiliki roda berjumlah 6 serta dilengkapi blade atau pisau pada bagian depan. Fungsi dari motor grader biasanya untuk meratakan permukaan seperti pada proses akhir pembuatan jalan.

Scraper

Alat berat scraper mempunyai fungsi untuk mengeruk, menabur, maupun memindahkan tanah atau material lainnya. Sifat dari material yang dapat menggunakan scraper yaitu lose material.

Mobile Crusher

Jenis alat berat yang digunakan untuk menghacurkan batu- batu dengan ukuran tertentu adalah mobile crusher.Mobile crusher sering disebut sebagai pemecah batu. Biasanya alat ini sangat berperan pada proses awal konstruksi.

 

Dari sekian jenis alat berat tersebut, sebuah perusahan konstruksi pasti memiliki berpuluh- puluh bahkan ratusan alat berat. Oleh karena itu, perusahaan pasti membutuhkan sebuah sistem untuk mengelola dan mengatur alat berat tersebut.

Proses manage ini berfungsi untuk pemeliharaan maupun pengawasan terhadap alat berat. Sudah waktunya anda beralih pada layanan web HEMS atau Heavy Equipment Management System. Layanan tersebut memungkinkan anda membuat sistem manajemen khusus untuk alat berat. Sehingga memudahkan proses pemeliharaan alatberat. HEMS akan menyediakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Anda juga tidak usah khawatir, sebab layanan tersebut dibuat oleh seorang designer berpengalaman dalam bidang konstruksi.

Selasa, 15 Februari 2022

Arti Penting Perawatan Dragline yang Meski Diperhatikan Perusahaan

pixabay



Dalam pengerjaan konstruksi, alat berat mempunyai peranan yang sangat penting. Baik dalam proses pembuatan jalan raya, jalan tol, gedung, dermaga, bendungan, atau yang lainnya. Dan salah satu peran yang paling menonjol adalah memudahkan pekerjaan dan menghemat waktu. Dan salah satu alat berat yang kerap digunakan adalah dragline. 

Yang mana, penggunaannya akan disesuaikan dengan pekerjaan yang dilakukan. Tentu, mahalnya alat berat membuat setiap perusahaan memang harus benar-benar merawatnya dengan baik. Hal ini agar alat tersebut dapat digunakan kapanpun, dan dalam waktu yang cukup panjang. Hal yang meski dipahami adalah, penggunaan alat berat memang cenderung cukup terbatas. Karena proses pemindahannya yang memang cukup rumit.

Dan salah satu alat berat yang terkenal adalah exvactor. Karena ia kerap digunakan nyaris di setiap jenis konstruksi. Beda halnya dengan dragline ini. Yang mana, ia hanya sering digunakan dalam proses penggalian saja. Apapun alatnya, pasti membutuhkan yang namanya 'penggantian sparepart' rutin, dan meski dirawat. Dengan harapan, bisa digunakan dalam waktu yang panjang. Lantas, apa saja peran penting dari perawatan dragline ini? Simak penjelasannya berikut.

Pengertian Dragline

Sebagaimana telah disinggung sedikit di atas, bahwasanya dragline ini adalah yang digunakan dalam melakukan penggalian tanah, dan memuaskannya di alat-alat angkut. Truck misalnya. Adapun fungsinya adalah untuk menggali material yang memang mesti digali. Menariknya, ia tidak perlu masuk ke tempat galiannya.

Sehingga, bisa digunakan dengan sangat mudah.  Cara kerjanya sendiri adalah dengan menempatkannya di lantai yang memang cukup baik. Lalu, mulai melakukan proses penggalian, walaupun di tempat yang tergenang air, atau berlumpur.

Kalau memang hasil galiannya meski dimuat ke dalam truk, tentu akan lebih aman. Untuk menggunakannya juga sama saja. Yakni, tanpa harus masuk ke dalam galian. Hanya saja, perawatannya memang harus benar-benar diperhatikan. Dengan harapannya, mesin dari dragline tetap beroperasi dengan sempurna.

Arti penting perawatan dragline

Mengapa dragline meski dirawat dan mendapatkan perhatian khusus? Karena memang, ia kerap bekerja di medan yang tergolong cukup berat. Berikut merupakan beberapa cara merawat dragline yang bisa dilakukan.

Periksa sparepartnya

Cara pertama ialah dengan melakukan pemeriksaan terhadap sparepartnya. Dengan tujuan untuk memastikan bahwasanya semua bekerja dengan baik, dan juga normal.  Di mana, pengecekannya bisa dilakukan dengan membuat jadwal. Mulai dari jangka panjang, menengah, sampai dengan pendek. Karena dengan pemeriksaan ini juga, akan diketahui waktu yang terbaik mengganti komponennya, agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Inspeksi sistem mekanik dan memastikan kualitas oli

Cara yang kedua adalah dengan inspeksi sistem mekanik dan memastikan kualitas olinya. Cara ini tidak kalah pentingnya dengan cara perawatan yang pertama. Pastikan dulu, bahwa segalanya memang masih bekerja dengan baik, dan sama sekali tidak terdapat masalah ketika digunakan.

Sebuah perusahaan konstruksi pasti memilih banyak alat berat selain dragline. Sehingga, dibutuhkan sistem manajemen yang tepat. Adapun sistem manajemen yang bisa dipilih adalah HEMS. HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

 Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

 



Minggu, 13 Februari 2022

Pemanfaatan Stone Crusher yang Tepat

sumber: pixabay

Dalam pengerjaan sebuah proyek, ada banyak sekali alat berat yang berperan. Termasuk dalam proses pertambangan. Di mana, alat berat ini akan membantu proses pengerjaannya, supaya bisa selesai sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan atau direncanakan sejak awal. Karena memang, pengerjaan pertambangan tidak hanya bisa dilakukan dengan mengandalkan tenaga manusia saja. Karena sudah pasti akan memakan banyak waktu.

Banyaknya alat yang digunakan dalam proses pertambangan mengharuskan perusahaan alat berat memiliki sistem manajemen alat berat yang tepat. Mulai dari alat untuk menyingkirkan batu, mengatasi kendala, menggali, atau yang lainnya.

Mengapa demikian? Karena dengan sistem manajemen yang tepat, proses pencarian alat berat di perusahaan menjadi lebih mudah dan efisien. Yang mana, mudah dan efisien ini juga akan membuat proyek selesai sesuai rencana. Adapun sistem manajemen yang tepat adalah HEMS.

HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

 Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

Salah satu satu alat yang berperan penting dalam pertambangana dalah stone crusher. Alat ini kerap digunakan untuk memecahkan batu. Yang awalnya berukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil. Yang nantinya pasti akan memudahkan proses pengerjaan.

Memanfaatkan stone crusher

Biasanya, stone crusher ini digunakan untuk penambangan terbuka. Karena memang, mesinnya akan lebih mudah digunakan, daripada penambangan di bawah tanah. Menariknya, alat satu ini dibagi  ke dalam beberapa jenis tingkatan.

Mulai dari tingkatan yang primer, dan tingkatan sekunder. Dan ada juga yang tersier dan kuarterner. Jenis tingkatan primer dengan sekunder ini dimanfaatkan dalam proses  memproses material yang kasar dan berukuran besar. Kemudian, crusher yang tersier dengan kuartener ini digunakan untuk materiall yang seperti biji, supaya menjadi lebih halus.

Dalam mengoperasikan, alat ini akan mengirimkan material yang akan diolah oleh truck dumper ataupun exvaction. Hanya saja, kalau untuk teknologi yang terbarunya, mesin crushernya sudah mempunyai mesin penggerak, dengan sifat mobile ataupun berpindah tempat. Bukan hanya itu saja, alat ini bahkan bisa menghancurkan material dengan ukuran yang lebih besar.

Ketika akan memilih alat ini, maka Anda meski mengetahui jenis bahan yang nantinya akan dikerjakan. Apakah akan mengerjakan pasir atau batu, atau bahkan batu kapur dengan granit. Yang mana, setiap bahan mempunyai karakteristiknya masing-masing. Sehingga akan sangat berdampak pada alat nantinya. Selain itu, jangan lupa untuk berdiskusi juga dengan distributor mengenai kebutuhan.

Karena bagaimanapun, meminta saran adalah hal penting. Sebab, mencari mesin pemecah batu pasti membutuhkan berbagai macam informasi penting. Dan dalam hal ini, pihak distributor adalah pihak yang mempunyai banyak sekali pengetahuan dan pengalaman. Sehingga, akan ada masukan-masukan berharga yang diberikan. Khususnya yang berkaitan dengan proyek yang nantinya akan dikerjakan.

Itulah dia sekilas mengenai peran alat berat stone crusher yang penting diketahui, dan bagaimana cara memilihnya. Semoga membantu.

 

 

 



Jumat, 11 Februari 2022

Merek Truk yang Ternama di Indonesia yang Patut Dipertimbangkan



Dalam berbagai proses pengerjaan proyek, truck mempunyai peranan yang cukup penting. Hal ini menuntut setiap perusahaan untuk memiliki kemampuan dalam memilih truck berkualitas. Apalagi mengingat cukup banyak merk truck yang beredar di pasaran. Yang mana, setiap truck pasti mempunyai tipe, dan kegunaan khusus yang berbeda-beda.

Di mana, jika tidak dikelola oleh perusahaan dengan baik, akan membuat proses pencarian menjadi terhambat, lambat, sehingga memakan waktu yang cukup lama. Untuk itu, setiap perusahaan memang sudah sepatutnya mempunyai, atau menyediakan sistem manajemen alat berat, atau alat-alat di perusahaannya dengan baik.

Karena sudah pasti memberikan banyak manfaat terhadap perusahaan. Adapun sistem manajemen yang bisa dipertimbangkana dalah HEMS. HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

 Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

Dengan bantuan HEMS, sistem pengelolaan alat berat, atau alat lainnya di perusahaan Anda menjadi lebih teratur dan terarah. Selain meski menyediakan sistem manajemen yang baik, perusahaan juga meski memilih alat yang berkualitas. Dan biasanya, alat berkualitas pasti dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan atau merk ternama. Ia kan? Untuk itu, berikut adalah beberapa merk truck ternama yang patut untuk dipertimbangkan.

Merk truck ternama di tanah air

Truck merupakan jenis mobil yang sangat banyak digunakan di Indonesia. Termasuk dalam proses pembangunan proyek besar. Selain memiliki performa yang sangat baik, dengan mesinnya yang tangguh, truck juga sangat mungkin digunakan untuk menampung banyak barang.

Sehingga akan membantu para perusahaan dalam menyelesaikan proyek yang ada. Dan biasanya, semakin bagus kualitas sebuah truck, pasti akan semakin tinggi harganya. Dan ini bukan  lagi rahasia umum. Berikut adalah merk truck ternama di tanah air, yang hadir dengan performa terbaiknya.

Mitsubishi

Merk pertama adalah Mitsubishi. Siapa yang tidak kenal merk truck satu ini? Tampaknya, nyaris semua orang kenal dengan brand Mitsubishi. Menariknya, brand satu ini ternyata telah memproduksi cukup banyak tipe truck. Dan tergolong sangat sukses. Kalau untuk perform masing-masing tipenya tentu tidak perlu diragukan lagi. Karena sudah pasti sangat baik, dan dijamin memudahkan proses pengerjaan proyek Anda. Apapun proyeknya.

Hino

Adapun merk yang kedua adalah Hino. Merk truck yang satu ini juga tidak kalah menariknya dengan Mitsubishi. Brand Hino merupakan pimpinan pasar pada segmen medium duty truck selama 15 tahun. Brand satu ini menawarkan 7 buah model truck dengan bus. Menarik sekali bukan?

Nissan UD

Merk yang lainnya adalah Nissan UD. Mungkin, masih belum begitu banyak yang familiar dengan truck dari Nissan UD ini. Padahal sebenarnya, truck ini tergolong memiliki tempat tersendiri. Karena alatnya yang berkualitas, dan sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, dan sangat modern.

Merk lain yang juga patut untuk dipertimbangkan adalah Faw, Scania, dengan Toyota.

Itulah dia sekilas mengenai manajemen alat proyek yang bisa dipertimbangkan, lengkap dengan merk truck ternama di tanah air.

 

 



Kamis, 10 Februari 2022

Peran Bulldozer dalam Dunia Pertambangan



Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya. Dan ini sudah diakui oleh seluruh dunia ya. Wajar jika sejak dulu Indonesia dijadikan sebagai Negara jajahan Negara lain. Salah satu kekayaan yang paling menonjol di tanah air adalah kekayaan akan hasil tambang. Ia kan? Yang mana, kekayaan ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Dan yang paling menariknya adalah, terdapat berbagai macam jenis barang tambang, Mulai dari batu bara, minyak bumi, atau yang lainnya. Di mana, dalam proses penambangan tersebut, tentu tidak bisa hanya mengandalkan tenaga manusia saja. Melainkan, juga dibutuhkan alat berat. Salah satu alat berat yang dibutuhkan adalah bulldozer. Adapun manfaat ataupun peran dari bulldozer ini ialah untuk mempermudah proses penambangannya.

Jika kita perhatikan, alat satu ini juga termasuk ke dalam salah satu alat berat yang populer. Termasuk di dunia pertambangan. Karena kita tahu, bahwa tidak semua pekerjaan dalam penambangan dapat mengandalkan tenaga manusia yang super terbatas. Nah sebenarnya, apa saja peran bulldozer dalam dunia pertambangan? Simak penjelasannya berikut.

Peran bulldozer dalam dunia pertambangan

Kita bisa katakan, bahwa bulldozer merupakan alat yang mempunyai peran sangat penting dalam dunia penambangan. Karena membuat prosesnya menjadi lebih mudah, efektif, serta efisien. Berikut merupakan peran penting dari bulldozer yang mesti diperhatikan.

Membuka area petambangan

Peran pertama ialah membuka area pertambangan.  Hal ini karena ia mempunyai perlengkapan berupa winch dengan ripper, yang bisa membongkar material-materia khusus. Dan biasanya, akan digunakan ketika akan membongkar material yang memang tidak dapat dibongkar dengan menggunakan alat biasa. Selain itu, alat ini juga sangat mungkin digunakan untuk membuka jalan. Dalam artian, akses untuk menuju lokasi pertambangan tersebut.

Menarik dengan memindahkan material

Dan peran yang tidak kalah pentingnya adalah menarik dengan memindahkan material. Adapun komponen pada alat ini yang memungkinkan untuk melakukan penarikan dengan pemindahan material adalah blade. Yang mana, ia adalah komponen yang super fleksibel, dan juga multifungsi. Sehingga akan sangat memungkinkan digunakan untuk banyak hal. Dan yang menariknya adalah, kapasitas yang dipindahkan juga tergolong sangat besar.

Penggalian

Peran berikutnya adalah dalam melakukan penggalian. Hal ini karena ada komponen blade padanya. Karena tidak bisa dipungkiri, bahwa terdapat beberapa material dalam dunia pertambangan yang terdapat di bawah tanah. Sehingga, dibutuhkan proses penggalian di bagian permukaan tanahnya. Tentu, untuk mempermudah proses penggalian, dibutuhkan alat khusus. Dengan menggunakan bulldozer misalnya.

Menumbangkan pohon

Adapun peran bulldozer yang terakhir adalah menumbangkan pohon. Karena ia memiliki tenaga yang sangat besar, dan sangat kuat. Sehingga bisa menumbangkan pohon dengan waktu yang tergolong singkat, dan sudah pasti lebih cepat.

Ketika perusahaan Anda bergerak di bidang konstruksi, baik itu konstruksi pembangunan jalan, pertambangan, gedung, atau yang lainnya, pasti ada banyak alat yang mesti dimanajemen. Dalam artian,  alat berat yang dimiliki oleh perusahaan bukan hanya bulldozer. Sehingga, perlu dilakukan manajemen yang tepat. Misal, dengan menggunakan HEMS.

HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

 Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

 

 

 



Spesifikasi Penting pada Alat Berat Pembangunan Dermaga

sumber: pixabay

Sepanjang tahunnya, akan selalu ada pembangunan proyek di Indonesia. Baik itu proyek pembangunan jalan tol, sampai dengan pembangunan dermaga. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki infrastruktur yang ada. Dalam proses pembangunan proyeknya, terdapat banyak elemen yang berperan. Salah satunya adalah alat berat. Dengan harapan membantu proses pembangunan, sehingga bisa selesai dengan cepat, sesuai target.

Adapun alat berat yang berperan dalam proyek dermaga ini tentu sangat beragam. Yang mana, setiap perusahaan alat berat konstruksi meski mempunyai sistem manajemen alat yang efisien. Demi membuat sistem peralatan yang ada menjadi lebih mudah.

Karena pada dasarnya, keberadaan sistem manajemen alat memang tergolong sangat penting diperhatikan. Apalagi ternyata, banyaknya jenis alat berat, dengan tipe dan fungsi yang berbeda-beda pasti akan membuat proses pencarian menjadi sulit jika tidak dikelola dengan sistem manajemen yang tepat.

Adapun sistem manajemen yang bisa dipilih adalah HEMS. HEMS merupakan kependekan dari Heavy Equipment Management System. Yang mana, ia adalah sebuah program yang basisnya adalah sebuah web. Yang akan berperan untuk memudahkan Anda dalam mengelola berbagai macam jenis alat berat. Yakni, dengan sangat mudah, cepat, dan simple. 

Yang paling menarik dari sistem yang berbasis web ini adalah, ia bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa kebutuhan perusahaan yang satu dengan yang lain pasti berbeda. Layanan ini akan diberikan selama setahun. Mulai dari menyusun database awal, kemudian membangun sistem, membuat program, dan lain sebagainya.

Sebagaimana proses pembangunan proyek yang lainnya, di mana, ada berbagai macam hal yang meski dilakukan sebelum pembangunan dilakukan. Dimulai dari memilih material yang tepat, sampai dengan alat berat yang dianggap pas.

Dan proses ini tentu mesti dilakukan dengan ekstra hati-hati. Dan dengan pertimbangan yang matang. Agar memberikan dampak yang baik dalam proses pengerjaan nantinya. Apalagi notabenenya, dermaga ini pasti dibangun dekat dengan permukaan air. Sehingga, ketahanan bangunanya memang meski benar-benar sangat kuat. Berbeda halnya dengan ketahanan bangunan di daratan pada umumnya.

Untuk alat-alat yang biasa digunakan dalam proyek pembangunan dermaga ini adalah:

Mobile Crusher Komatsu

Yang pertama adalah Mobile Crusher Komatsu. Dengan type BR380JG-1E0. Alat ini merupakan alat yang paling umum digunakan dalam proses pembangunan dermaga. Khususnya pembangunan di lokasi yang dekat sekali dengan daerah pertambangan dengan perairan. 

Mobile crusher sendiri merupakan nama brand alat berat yang cukup ternama ya. Dengan spesifikasi alat yang canggih. Operating weightnya sendiri ialah 3,4 ton. Alat keren ini mempunyai horsepower gross sampai dengan 149 Kw. Selain itu, ia juga mempunyai large capacity conveyor belt. Sehingga membuat kinerja alat menjadi sangat maksimal.

Hyundai Amphibious Excavator

Adapun alat berat kedua yang kerap digunakan adalah Hyundai Amphibious Excavator. Alat satu ini juga merupakan alat dari brand ternama. Dengan kualitasnya yang tinggi. Amphibious Excavator merupakan alat berat yang gunanya adalah untuk memindahkan material di lahan konstruksi.

Untuk tipe yang kerap digunakan banyak perusahaan adalah R220LC-9S LR. Beratnya mencapai 3.7 ton. Ia mempunyai jangkauan arm sampai dengan 6.2 m. Dan yang paling menariknya adalah, ia mempunyai jangkauan dari exvactor hingga 8.2 meter, maksimal digging depthnya ialah lebih dari 10 meter.